SAINS PENYELAMAT: Menyingkap Rahasia Alam Dan Mitigasi Bencana Di Indonesia

Authors

Rizal Mantofani
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Zarkasyi Zarkasyi
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Agus Putra Singkih
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Yayat Ruhiyat
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Keywords:

sains, rahasia alam, mitigasi bencana

Synopsis

Indonesia berada di kawasan Ring of Fire dan pertemuan tiga lempeng tektonik aktif, sehingga memiliki tingkat kerawanan bencana yang tinggi. Melalui buku Sains Penyelamat: Menyingkap Rahasia Alam dan Mitigasi Bencana di Indonesia, pembaca diajak memahami berbagai fenomena alam dengan pendekatan sains yang sederhana, logis, dan mudah dipahami.

Buku ini mengulas sejarah bencana besar di Indonesia, mulai dari gempa bumi, tsunami, letusan gunung api, hingga longsor dan banjir. Setiap pembahasan dilengkapi penjelasan ilmiah mengenai proses terjadinya bencana serta strategi mitigasi yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Ditujukan bagi pelajar, mahasiswa, pendidik, praktisi kebencanaan, dan masyarakat umum, buku ini diharapkan mampu meningkatkan literasi kebencanaan, menumbuhkan budaya sadar risiko, serta mendorong terbentuknya masyarakat yang tangguh, siap, dan mampu hidup berdampingan dengan dinamika alam Indonesia.

References

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). (2016). Buku Risiko Bencana Indonesia (RBI). Jakarta: BNPB. [cite: 106]

Badan Nasional Penanggulangan Bencana. (2017). Buku saku tanggap tangkas tangguh menghadapi bencana. https://bnpb.go.id/

Bryant, E. (2008). Tsunami: The underrated hazard (2nd ed.). Springer.

David Keith Todd., & Larry W. Mays. (2005). Groundwater hydrology (3rd ed.). John Wiley & Sons.

Fausto Guzzetti., Reichenbach, P., Cardinali, M., Galli, M., & Ardizzone, F. (2005). Probabilistic landslide hazard assessment. Geomorphology, 72(1–4), 272–299.

https://doi.org/10.1016/j.geomorph.2005.06.007

Grant, R. A., & Halliday, T. (2010). Predicting the unpredictable: Evidence of pre-seismic anticipatory behaviour in animals. Journal of Zoology, 281(4), 263–271. https://doi.org/10.1111/j.1469-7998.2010.00676.x

Hasanuddin, R., dkk. (2025). Pengaruh urbanisasi dan perubahan tutupan lahan terhadap peningkatan limpasan permukaan dan risiko banjir perkotaan. Jurnal Kolaboratif Sains, 8(1), 45–53. Jurnal Kolaboratif Sains Jurnal Geologi Indonesia.

Marfai, M. A., & King, L. (2008). Coastal flood management in Semarang, Indonesia. Environmental Geology, 55, 1507–1518. https://doi.org/10.1007/s00254-007-1101-3 Jurnal Sumber Daya Air.

Suripin. (2004). Sistem drainase perkotaan yang berkelanjutan. Yogyakarta: Andi. Jurnal Teknik Sipil ITB.

Abidin, H. Z., Andreas, H., Gumilar, I., & Fukuda, Y. (2011). Land subsidence of Jakarta (Indonesia) and its relation with urban development. Natural Hazards, 59, 1753–1771. https://doi.org/10.1007/s11069-011-9866-9

Karl Terzaghi. (1943). Theoretical soil mechanics. John Wiley & Sons.

Karl Terzaghi., Ralph B. Peck., & Gholamreza Mesri. (1996). Soil mechanics in engineering practice (3rd ed.). John Wiley & Sons.

Lay, T., Kanamori, H., Ammon, C. J., Nettles, M., Ward, S. N., Aster, R. C., … Sipkin, S. (2005). The great Sumatra-Andaman earthquake of 26 December 2004. Science, 308(5725), 1127–1133. https://doi.org/10.1126/science.1112250

Munk, W. (2009). Tsunamis: The long waves. Physics Today, 62(11), 42–48. https://doi.org/10.1063/1.3264585

NasionalXpos. (2021). Kisah Sulthan Alfaraby saat tsunami Aceh. Diakses dari https://nasionalxpos.co.id

Oppenheimer, C. (2011). Eruptions that Shook the World. Cambridge University Press. Pusat Studi Gempa Nasional (PuSGeN). (2017). Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia. Bandung: Kementrian PUPR.

PVMBG. (2018). Laporan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan tsunami Selat Sunda. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Indonesia

Ramadhanis, Z., Prasetyo, Y., & Yuwono, B. D. (2017). Analisis korelasi spasial dampak penurunan muka tanah terhadap banjir di Jakarta Utara. Jurnal Geodesi Undip, 6(3), 77–86. Jurnal Geodesi Undip

Rizal Mantofani. (2025). Modul Fisika Terintegrasi Mitigasi Bencana Tsunami. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. [cite: 106]

Sarwidi. (2023). Mekanika Struktur Bangunan Tahan Gempa: Prinsip dan Implementasi. Jurnal Teknik Sipil.

Satake, K. (2014). Advances in tsunami science. Annual Review of Earth and Planetary Sciences, 42, 477–500. https://doi.org/10.1146/annurev-earth-060313-054818

Syamsidik, S., et al. (2019). Smong: Local wisdom and community resilience in Simeulue Island. International Journal of Disaster Risk Reduction, 38, 101–109.

Uca, & Rosmini Maru. (2019). Mitigasi Bencana: Pemetaan dan Zonasi Daerah Rawan Longsor dan Banjir. Malang: Media Nusa Creative. [cite: 106]

UNESCO-IOC. (2013). Tsunami awareness and preparedness. Paris: UNESCO.

United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization. (2019). Disaster risk reduction in education. https://unesdoc.unesco.org/

United Nations Office for Disaster Risk Reduction. (2015). Sendai framework for disaster risk reduction 2015–2030. https://www.undrr.org/publication/sendai-framework-disaster-risk-reduction-2015-2030

United Nations. (2005). Indian Ocean tsunami report. New York: United Nations.

Ven Te Chow., David R. Maidment., & Larry W. Mays. (1988). Applied hydrology. McGraw-Hill.

World Bank. (2011). Jakarta flood management: Challenges and opportunities. https://documents.worldbank.org/

Published

30 June 2026