Ilmu Bahan Pangan

Authors

Kamila Dwi Febrianti
Universitas Salakanagara

Keywords:

Kacang hijau, tauge, kandungan gizi, produk olahan, manfaat kesehatan.

Synopsis

Buku ini membahas secara mendalam tentang kacang hijau, salah satu jenis tanaman legum yang kaya akan manfaat gizi dan potensi sebagai bahan pangan yang sehat. Dimulai dengan pengenalan mengenai tanaman kacang hijau yang dikenal dengan berbagai nama seperti gram emas dan mungbean, buku ini menjelaskan pentingnya tanaman ini di Indonesia sebagai salah satu komoditas legum yang sangat berperan dalam penyediaan protein nabati. Selain itu, buku ini mengungkapkan berbagai jenis produk olahan yang dapat dihasilkan dari kacang hijau, seperti tauge, susu kacang hijau, dan puding, serta potensi pengembangannya dalam industri makanan.

Kandungan gizi kacang hijau sangat kaya, mencakup vitamin, mineral, dan asam amino esensial yang mendukung kesehatan tubuh. Tauge yang dihasilkan dari kecambah kacang hijau memiliki kandungan vitamin B kompleks, vitamin C, E, serta berbagai mineral seperti kalsium, fosfor, dan besi. Biji kacang hijau juga mengandung asam lemak tak jenuh yang bermanfaat bagi kesehatan jantung dan mengatur kadar kolesterol tubuh. Selain itu, kacang hijau berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang dan gigi berkat kandungan kalsium dan fosfornya.

Buku ini juga menguraikan berbagai manfaat kesehatan yang dapat diperoleh dari konsumsi kacang hijau, seperti memperlancar pencernaan, mengatasi demam, menurunkan kolesterol, menyuburkan rambut, serta meningkatkan daya tahan tubuh. Kacang hijau juga diyakini dapat membantu mencegah risiko penyakit kanker dan mengurangi gejala migrain. Dengan kandungan antioksidan yang melimpah, kacang hijau turut berperan dalam mencegah penuaan dini dan memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Pada bagian akhir, buku ini menjelaskan tentang berbagai produk olahan kacang hijau yang mulai banyak dikembangkan di pasaran. Di antaranya adalah tepung kacang hijau yang digunakan untuk membuat makanan bayi, kue, roti, serta tiwul instan. Meski masih sedikit pengembangan yang dilakukan di Indonesia, potensi produk olahan kacang hijau sangat besar untuk memenuhi kebutuhan pangan yang bergizi dan sehat di masa depan.

References

Affandi, B., 2006. Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi. Jakarta. Arjoso, S. 2005. Rencana Strategis BKKBN.

BKKBN-Pusat Informasi KB Indonesia. 2008. Aspek Umum Keluarga Berencana. Jakarta

Dalami, Ermawati dkk. 2009. Komunikasi dan Konseling dalam Praktik Kebidanan. Jakarta: Trans Info Media

Hartanto. 2003. Keluarga Berencana dan Kontrasepsi. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan http://www.bkkbn.go.id/artikel/Pages/Alat-Bantu-KomunikasiInterpersonalatauKonseling-KB.aspx diakses tanggal 21 September 2015

Kustiani, Rini. 2007. Program KB diserahkan ke daerah. http://interaktif.com/kb/nasional/2007/02/13/brk,20070213_93144.id.html. Diakses tanggall 21 September 2015

Lestari, Yogi Andhi & Ema Wahyuningrum. 2010. Buku Saku Komunikaasi dan Konseling dalam Praktik Kebidanan. Jakarta: Trans Info Media

Prawirohardjo, Sawono. 2008. Ilmu Kandungan. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo

Saifudin, AB. 2010. Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi, Jakarta: YBSP

Baziad, Al. 2002.Kontrasepsi Hormonal, Jakarta: YBSP

BKKBN,IBI,USAID,STRATH.ABPK KB.Jakarta

GlasIer, Anna G, 2005. KB dan Kesehatan Reproduksi

Manuaba, IBG, 2010. Ilmu Kebidanan, Kandungan dan KB Bagi Bidan. Jakarta: EGC

Prawirohardjo,S. Ilmu Kandungan . Jakarta: YBSP

Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional, Provinsi Jawa Barat, 2003, Penanggulangan Masalah Kesehatan Reproduksi, Bandung

BKKBN, 2009. Pedoman KIE Program KB Nasional. Jakarta

BKKBN, 2006. Advokasi dan KIE Program KB Nasional. Jakarta

BKKBN Provinsi Jawa Tengah, 2003. Buku Pedoman Materi Penanggulangan Masalah Kesehatan Reproduksi (Informasi Dasar Penanggulangan Masalah Kesehatan Reproduksi) Materi Kelangsungan Hidup Ibu, Bayi, dan anak Balita (Menyiapkan Anak Balita yang Sehat dan Berkualitas)

BKKBN, Prototype Produksi Media Advokasi dan KIE Program Pembangunan Kependudukan dan KB. Jakarta

Departemen Kesehatan RI, 2001, Modul Kesehatan Reproduksi, Jakarta

Departemen Kesehatan RI, Pusat Promosi Kesehatan, 2002 Mengembangkan Program Komunikasi Yang Efektif, Jakarta.

United Nations Population Fund, 2002, Buku Sumber Untuk Advokasi Keluarga Berencana, Kesehatan Reproduksi.Gender, dan Pembangunan Kependudukan, Jakarta : UNFA.

Published

30 December 2024