KESEHATAN PEREMPUAN DAN PERENCANAAN KELUARGA

Authors

Roichatul Djannah
Universitas Salakanagara

Keywords:

Kesehatan reproduksi, keluarga berencana, kontrasepsi, kesehatan ibu, informasi kesehatan.

Synopsis

Buku ini membahas kesehatan reproduksi perempuan dan keluarga berencana secara komprehensif. Dimulai dengan pemahaman tentang kesehatan reproduksi menurut definisi WHO yang mencakup aspek fisik, mental, dan sosial, buku ini menyampaikan pentingnya pelayanan kesehatan yang dapat memberikan kehidupan seksual yang aman dan memuaskan. Fokus utama dari kesehatan reproduksi adalah pemberian informasi yang dapat membantu individu dalam membuat keputusan yang aman terkait dengan kehidupan seksual dan kehamilan, serta hak untuk memilih metode keluarga berencana yang sesuai dengan kebutuhan.

Salah satu tujuan dari pelayanan kesehatan reproduksi adalah untuk memberikan kemandirian bagi perempuan dalam mengatur fungsi reproduksinya, yang pada akhirnya meningkatkan kualitas hidup mereka. Buku ini mengidentifikasi berbagai sasaran kesehatan reproduksi, baik untuk perempuan usia subur, remaja, maupun kelompok berisiko seperti pekerja seks. Program pelayanan kesehatan reproduksi juga menyentuh beberapa komponen penting seperti kesejahteraan ibu dan anak, pencegahan infeksi saluran reproduksi, serta kesehatan reproduksi remaja.

Pentingnya edukasi dan informasi yang tepat mengenai seksualitas, kehamilan, dan pengaturan kelahiran juga menjadi bagian inti dari buku ini. Buku ini menyoroti pentingnya sistem komunikasi yang efektif dalam menyampaikan informasi tentang kesehatan reproduksi, dengan pendekatan yang sistematis dan strategis. Pengetahuan yang diberikan kepada individu, keluarga, dan masyarakat akan membantu mengurangi angka kematian ibu dan anak, serta meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat secara umum.

Dalam pembahasan mengenai keluarga berencana, buku ini menekankan manfaat pengaturan kelahiran melalui kontrasepsi dan layanan terkait. Program keluarga berencana di Indonesia, yang dimulai sejak tahun 1950-an, diperkenalkan dengan tujuan mengurangi angka kelahiran, serta meningkatkan kesejahteraan ibu dan anak. Buku ini mengajak pembaca untuk lebih memahami berbagai metode kontrasepsi yang tersedia, serta pentingnya pelayanan kesehatan yang berkualitas dalam mendukung kesehatan reproduksi perempuan dan keluarga.

References

Affandi, B., 2006. Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi. Jakarta. Arjoso, S. 2005. Rencana Strategis BKKBN.

BKKBN-Pusat Informasi KB Indonesia. 2008. Aspek Umum Keluarga Berencana. Jakarta

Dalami, Ermawati dkk. 2009. Komunikasi dan Konseling dalam Praktik Kebidanan. Jakarta: Trans Info Media

Hartanto. 2003. Keluarga Berencana dan Kontrasepsi. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan http://www.bkkbn.go.id/artikel/Pages/Alat-Bantu-KomunikasiInterpersonalatauKonseling-KB.aspx diakses tanggal 21 September 2015

Kustiani, Rini. 2007. Program KB diserahkan ke daerah. http://interaktif.com/kb/nasional/2007/02/13/brk,20070213_93144.id.html. Diakses tanggall 21 September 2015

Lestari, Yogi Andhi & Ema Wahyuningrum. 2010. Buku Saku Komunikaasi dan Konseling dalam Praktik Kebidanan. Jakarta: Trans Info Media

Prawirohardjo, Sawono. 2008. Ilmu Kandungan. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo

Saifudin, AB. 2010. Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi, Jakarta: YBSP

Baziad, Al. 2002.Kontrasepsi Hormonal, Jakarta: YBSP

BKKBN,IBI,USAID,STRATH.ABPK KB.Jakarta

GlasIer, Anna G, 2005. KB dan Kesehatan Reproduksi

Manuaba, IBG, 2010. Ilmu Kebidanan, Kandungan dan KB Bagi Bidan. Jakarta: EGC

Prawirohardjo,S. Ilmu Kandungan . Jakarta: YBSP

Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional, Provinsi Jawa Barat, 2003, Penanggulangan Masalah Kesehatan Reproduksi, Bandung

BKKBN, 2009. Pedoman KIE Program KB Nasional. Jakarta

BKKBN, 2006. Advokasi dan KIE Program KB Nasional. Jakarta

BKKBN Provinsi Jawa Tengah, 2003. Buku Pedoman Materi Penanggulangan Masalah Kesehatan Reproduksi (Informasi Dasar Penanggulangan Masalah Kesehatan Reproduksi) Materi Kelangsungan Hidup Ibu, Bayi, dan anak Balita (Menyiapkan Anak Balita yang Sehat dan Berkualitas)

BKKBN, Prototype Produksi Media Advokasi dan KIE Program Pembangunan Kependudukan dan KB. Jakarta

Departemen Kesehatan RI, 2001, Modul Kesehatan Reproduksi, Jakarta

Departemen Kesehatan RI, Pusat Promosi Kesehatan, 2002 Mengembangkan Program Komunikasi Yang Efektif, Jakarta.

United Nations Population Fund, 2002, Buku Sumber Untuk Advokasi Keluarga Berencana, Kesehatan Reproduksi.Gender, dan Pembangunan Kependudukan, Jakarta : UNFA.

Published

30 December 2025